![]() |
- Ponsel meminta kode pengaman (Phone Lock)
- Data user pada IC Flash terlalu penuh
- Kesalahan pengaturan
- Ponsel kondisi hidup, tidak ada masalah disaat booting
- Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)
- Blank / kegagalan booting
- Terinfeksi Virus
- Application Crashes
- Data user terlalu penuh
- Restart
- Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)
- Upgrade
- Mati total
- Restart
- Blank / kegagalan booting
- Blink white screen
- Hank
- Kegagalan fungsi bluetooth
- Contact service
- 1ST Boot OK
- Semua IC Flash terditeksi dengan baik
- 1ST Boot OK
- Semua IC Flash terditeksi dengan baik
- Sebelum melakukan Errase, diharuskan untuk membackup: RPL / Certificate dan PM secara Full.
- faktor kesengajaan, biasanya terjadi akibat ponsel yang telah dilakukan Full errase yang mengakibatkan area sekuriti terhapus.
- Dikabatkan karena write PM/ pemrograman ulang pada area eeprom ( Write PM Full)
- Jaringan dan SIM lock (SP Lock) yang dikunci oleh vendor seperti: Vodafone, T-Mobile, dll. Biasanya ponsel seperti ini yang datang dari luar negri dengan keadaan terkunci pada suatu jaringan.
- Diakibatkan karena prosedur Unlock yang tidak sempurna
- Penggantian RAP atau NOR Flash.
- IMEI, harus bagus tidak boleh rusak, IMEI (International Mobile Equipment Identity) tersimpan pada NOR Flash. Bila rusak maka security bermasalah. Bagaimana cara mengetahui rusak tidaknya IMEI? Yaitu dengan cara Info pada flasher box atau dengan menekan tombol *#06#. Ciri IMEI yang bagus, akan sesuai dengan IMEI di Back Casing, sedangkan yang rusak akan menampilkan nomor IMEI “12345610654321”.
IMEI : 357062-00-416456-1 (tergantung nomor imei hpnya) ->Imei Valid (Normal) IMEI : 12345610654321? -> Imei rusak
- SIM Lock Data, harus normal. Baik tidaknya SIM Lock data dapat diketahui dengan cara melihat proses info. Pada proses Info akan membaca IMEI dan SIMLOCK data.
TANYA JAWAB
================================================== ================ 1.Langkah apa yang harus dilakukan apabila mendapatkan permasalahan IMEI yang rusak (12345610654321?) Jawaban: A.Apabila sebelum kerusakan security terjadi, kita telah melakukan Backup RPL atau Certificate, yang perlu kita lakukan hanya menuliskan atau memasukan kembali file RPL atau Certificate tersebut. B.Tetapi bila kita tidak mempunyai file RPL Backupnya, maka kita harus melakukan kalkulasi ASK to RPL. ================================================== ============= 1.Apabila IMEI ponsel tersebut tidak bermasalah akan tetapi pada SIM Lock atau SP Areanya corupt/rusak, langkah apa yang perlu dilakukan? A.Apabila Anda mempunyai file PM hasil Backup, Anda tinggal menuliskannya kembali dengan cara write PM dengan menyertakan Field 308. B.Apabila kita tidak mempunyai file PM hasil Backup, kita dapat melakukan Repair SL Zone menggunakan Software khusus seperti: BB5 King, BB5 Prince, BB5 Sultan, dll. 2. ================================================== ================================================== ========= Bagaimana bila SIM Locknya kosong / : SL Conf : 0000000000000000 SL Stat : 0000000000000000 SL Count: 00 00 Provider: not found Jawaban: A.Kita sudah tidak bisa lagi mengakali untuk permasalahan ini, mau tidak mau kita perlu melakukan ASK to RPL. 3. ================================================== ================================================== ======== Bagaimana jika kita mempunyai file RPL atau Certificate hasil Backup dari Ponsel tersebut, akan tetapi tidak mempunyai file PM dari hasil Backup dari Ponselnya? A.File RPL atau Certificate hasil dari Backup, hanya dapat memperbaiki IMEI saja. RPL tersebut tidak dapat mengembalikan SP area atau SIM Lock data. 4. ================================================== ================================================== ======== Bagaimana jika kita memiliki file PM hasil Backup tetapi tidak mempunyai backup RPL/Certificate? A.Dengan menuliskan atau mengembalikan PM, kita hanya bisa mengembalikan SIM Lock data, tidak dapat mengembalikan IMEI.
1.Seperti apa file RPL hasil Kalkulasi ASK to RPL? A.File RPL ini yang kita ambil dari server, data ini mengandung IMEI dan SIM Lock data, file RPL ini terdiri dari NPC (Nokia Public Certificate) yang berisikan data security yang sangat lengkap, diantaranya: Public ID, IMEI, Product Code, Bluetooth ID, dll. B.Dengan melakukan ASK to RPL melalui server Nokia, kerusakan security ponsel yang berat sekalipun dapat diselesaikan dengan baik, karena file RPL ini dapat menangani SIM Lock yang hilang (tidak ada) dan IMEI yang rusak. Proses "kalkulasi" Ask to Rpl ini sebenarnya adalah proses fetching (pengambilan data) dari server milik Nokia berdasarkan RAP Public ID yang kita kirimkan pada file ask ketika proses read ask pada flasher box. Data-data yang diambil dari server Nokia ini dikumpulkan dalam 1 file dengan ekstensi rpl. Jadi banyak data-data dalam file rpl yang diambil dari server Nokia ini, akan tetapi yang perlu kita ketahui antara lain file rpl hasil fetching itu berisi data Imei dan Simlock Data sesuai dengan RAP Public ID yang kita kirimkan di file ask. Contoh: Kita kirim file ask yang berisi RAP Public: 083000049DA94F57E6294AD98C967F5258BC5786 Maka nantinya di server Nokia akan dicari IMEI dan Simlock data (dan juga data-data lainnya) untuk Public ID 083000049DA94F57E6294AD98C967F5258BC5786 dan mengirimkannya dalam file rpl Jadi proses Ask to Rpl Nokia BB5 ini digunakan untuk mendapatkan file Rpl yang akan digunakan untuk memperbaiki Imei dan atau Simlock Data yang corrupt / rusak / kosong.
1.Apakah kita dapat melakukan kalkulasi ASK to RPL langsung ke Server Nokia? A.Kita tidak dapat secara langsung mengirimkan file ask dan meminta file Rpl ke server Nokia. Untungnya ada pihak-pihak 3rd party yang menjembatani antara kita dengan server Nokia. 3rd Party tersebut antara lain :
- üMXLogger
- üGT Server
- üBPhreaks
- üUniversal Box
- üRPL24.com
- üDll
- Ponsel Nokia BB5 memerlukan penulisan PM Field (1) dan (308). Untuk melakukan hal ini adalah dengan cara melakukan SX4/PMMAuth, sebelum melakukan penulisan PM. Tetapi selama kita melakukan SX4 ponsel harus dalam keadaan local mode, dan jangan di lepas dari box flasher sebelum operasi tersebut selesai.
- Ada beberapa permasalahan yang dapat diselesaikan dengan cara downgrade terlebih dahulu lalu write RPL, SX4, dan Write PM, kemudian flash lagi dengan versi diatasnya.
- Apabila kita menggunakan Software yang tidak memiliki fasilitas SX4 (misalkan UFS HWK/Micro), kita dapat menggunakan file PM hasil dari Backup dari ponsel yang lain (dengan type yang sama) dengan catatan membackup dari Ponsel yang masih normal. Kemudian hilangkan area 308, dengan cara membuka file pm menggunakan NotePad (software pada Windows), kemudian save lalu masukan (write PM) ke ponsel tersebut. Jika kita tidak menghilangkan area 308, SIM Lock ponsel akan tertutup kembali atau security ponsel akan kembali rusak.
- Atau kita dapat menyertakan Field 1 dan 308 saja, lalu lakukan seperti langkah diatas. (disini kita hanya menyertakan Field 1 dan 308 saja tanpa Field yang lainnya)
- üImei Corrupt / Rusak (tidak mempunyai file Backup RPL)
- üSimlock Data kosong / config key=0000000000
- üRepair Simlock Data berhasil tetapi HP masih tetap watchdog (mati setelah kurang lebih 3 menit)





















0 komentar:
Poskan Komentar
Terima Kasih Anda telah ikut bergabung...?!
Silahkan Anda ajukan Pertanyaan atau Pesan,
Saran maupun Komentar kepada Kami?!
---------------------------------------------------------------------------------
Bagi yang tidak memiliki Akun Blogger dll, silahkan beri komentar sebagai Anonymous.
---------------------------------------------------------------------------------
Contact:-Email :halidx@yahoo.com -Hp:085298118080